10 Blogger Tunanetra di Indonesia

Posted by Gani Mugni Jumat, 22 Maret 2013 0 komentar
1. Rachel Stefanie Halim
website/blog: http://remang-remang.blogspot.com/
Tunanetra bukan merupakan halangan utama bagi Rachel Stefanie Halim untuk mendapatkan pendidikan dan berkarya seperti halnya orang normal.
Dalam keadaannya sebagai penyandang tunanetra, yang lebih istimewa lagi  Rachel mampu menulis sebuah buku yang memberikan semangat pada dirinya dan juga mendorong orang lain, terutama sesama penyandang cacat.
Buku berjudul “Aku Buta Tapi Melihat” dengan tebal sekitar 200 halaman, berhasil diluncurkan pada Juni 2012, yang diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama Jakarta.
Lahir di Sukabumi, Jawa Barat, sebagai anak kedua dari tiga bersaudara, wanita berusia 31 tahun itu terus bergelut dengan karyanya itu. Pada usia enam tahun, Rachel pernah divonis oleh dokter bahwa ia akan menjadi buta karena kelainan pada retina matanya (Retinitis Pigmentosa).


2. Suratim Bagaskara
website/blog: http://suratim.mywapblog.com/
Kemajuan teknologi, merupakan sesuatu yang sangat mendukung perkembangan kehidupan penyandang disabilitas, khususnya tunanetra. Perangkat lunak pembaca layar, printer Braille, jam bicara, serta sejumlah peralatan teknologi lainnya, sangat diperlukan tunanetra dalam rangka memfasilitasi kemandirian. Sayangnya, alat-alat tersebut masih sulit diperoleh di Indonesia. Alasan itulah yang kemudian mendorong Suratim Bagaskara untuk membuka toko yang menyediakan berbagai macam alat bantu tunanetra.
Braille Adaptive. Seperti itulah Suratim memberi nama tokonya. Jenis produk yang disediakan beraneka ragam, mulai dari PACMate Omni Aksesibel (Poket PC untuk Tunanetra), Thermometer bicara, Magic for Windows (Program kaca Pembesar),   Victor Reader StratusS (Pemutar buku Bicara), PlexTalk (Pemutar / Perekam buku Bicara berformat DAISY) dan lain-lain. Ia menjual barang dagangannya secara online pada website www.brailleadaptive.com.  Sejak memulai bisnisnya tahun 2003 silam, hingga saat ini Suratim telah memiliki beberapa cabang toko secara offline. Tidak hanya berjualan di rumahnya di kawasan Bogor, Suratim pun telah memiliki toko cabang di negeri Jiran.


3. kartunet.com
website/blog: www.kartunet.com
Selain situs pribadi milik penulis, beberapa orang tunanetra di Indonesia yang cukup aktif ber-internet pun mendirikan KARTUNET. Tenang, ini bukan situs film kartun atau kartu telepon, melainkan wadah bagi tunanetra untuk menuangkan karya-karyanya. Karena KARTUNET sendiri merupakan singkatan dari Karya Tunanetra, yang situsnya dapat diakses melalui www.kartunet.com.
Lewat KARTUNET, pengunjung dapat membaca berbagai konten yang dikirimkan oleh tunanetra yang menjadi anggotanya. Ada CERPEN, puisi, bahkan essay yang tak kalah kualitasnya dengan karya penulis-penulis berpenglihatan. Jika ingin berinteraksi dengan anggota KARTUNET, Anda juga dapat bergabung di forum KARTUNET yang juga dimoderatori oleh tunanetra.
Salah seorang pentolan KARTUNET yang bernama lengkap Aris Yohanes ternyata juga menekuni bidang programming! Bayangkan! Tanpa bantuan penglihatan, Aris telah menguasai Visual Basic dan beberapa bahasa pemrograman berbasis teks lainnya.


4. Eko Ramaditya Adikara
website/blog: www.ramaditya.com
Seorang tunanetra yang memiliki situs yang beralamat di www.ramaditya.com ini sudah online sejak 2003, dan masih aktif hingga sekarang, berdampingan dengan akun Multiply, Facebook, Twitter, dan YouTube, yang juga penulis gunakan sebagai media interaksi di internet.
Lewat situs pribadi dan beberapa akun jejaring sosial di atas, penulis coba berpartisipasi di ranah online dengan menyajikan kisah hidup penulis sebagai jurnalis, pemusik, blogger, dan trainer tunanetra.
Penulis juga bercerita tentang berbagai perjalanan keliling Indonesia yang penulis lakukan, baik via foto atau pun video. Ini tentu saja sebagai wujud cinta penulis terhadap Indonesia, sekaligus menunjukkan bahwa ternyata tunanetra pun bisa menyajikan konten berupa foto dan video, meski banyak terdapat kekurangan di sana-sini.
Sayangnya kasus pembohongan publik dilakukan oleh Ramaditya ibarat peribahasa "Karena nila setitik, rusak susu sebelanga", menyebabkan tercorengnya nama Ramaditya di kalangan para blogger dan masyarakat umum.


5. Chrysanova Dewi
Website/blog: www.crisanova.co.cc
Tak hanya pria, ternyata wanita tunanetra pun sudah mulai nge-blog. Tengok saja laman pribadi milik Chrysanova Dewi yang beralamat di www.crisanova.co.cc
Nova, begitu panggilan akrabnya, sangat menyukai cerita fiksi. Ia pun tertarik menuangkan imajinasinya ke dalam blog. Memang, untuk soal berimajinasi Nova tidak mengalami kesulitan berarti, karena dulunya penglihatan Nova masih dapat berfungsi, namun karena satu dan lain hal kini ia kehilangan fungsi penglihatannya.
Soal update, Nova tergolong cukup rajin mengisi blognya. Saat ini, ia tengah menggarap sebuah kisah fiksi bersambung yang selalu di-update setiap bulannya.

Budi Darmawan. Seorang blogger Tunanetra yang dengan segala keterbatasannya, mempunyai tekad baja untuk belajar ngeblog dengan tujuan cuma satu yaitu bisa berbagi informasi.
Yang menjadikan kita salut sama sobat Budi adalah media yang digunakan untuk ngeblog. Berbekal hape jadul Nokia 6680 s60v2 dan Screen reader (alat pembaca layar untuk tunanetra), sobat Budi berusaha menyajikan postingan informasi yang berkualitas melalui blognya yaitu http://blindzone.mywapblog.com
tanpa memandang kekurangan yang dialaminya, kita saling mendukung kepada sobat Budi agar terus semangat dalam ngeblog yang semoga hal ini menjadi salah satu bagian dalam hidupnya yang bisa membuat Tersenyum.
Silakan menuju http://blindzone.mywapblog.com atau http://berandanetra.wordpress.com untuk menyapa dan saling mengenal dengan bertukar link. Untuk aktifitas saling Follow, kemungkinan sobat Budi agak sedikit terganggu dengan tampilan beberapa blog kita seperti punyaku yang agak sulit untuk dibacanya.
Hendro Utomo lahir di Jakarta, pada 8 Juli 1981 ini mulai mencintai dunia kepenulisan sejak bekerja sebagai editor di pelbagai media cetak. Penulis tunanetra ini menyukai gaya tulisan yang deskriptif dan lugas.
Hendro Utomo adalah seorang penulis yang terserang Glukoma, yang kemudian kehilangan penglihatannya. Meskipun kini berstatus tunanetra, Hendro Utomo pantang menyerah dalam menghadapi keadaan dan tetap berkarya. Blog http://hendroutomo81.blogspot.com "dilahirkan" untuk mempublikasikan karya Hendro Utomo, beserta para sahabat yang menyayanginya. Kamu juga bisa turut memberikan dukungan kepada Hendro Utomo dengan menyumbangkan tulisanmu, untuk ditampilkan pada blog http://hendroutomo81.blogspot.com. Untuk itu, kirimkan emailmu ke: hendroutomo1981@gmail.com


8. DR. Didi Tarsidi, M.Pd
website/blog: http://d-tarsidi.blogspot.com , http://www.konet.blogspot.com/
Didi Tarsidi lahir dari keluarga petani di Desa Tanjungkerta, Sumedang, Jawa Barat, 1 Juni 1951. Ia lahir dengan keadaan normal, namun menyandang tunanetra sejak usia 5 tahun. Saat itu, sejenis penyakit infeksi menyerang mata dan membuat Didi kehilangan penglihatan. Ujian hidup yang berat untuk anak seusianya. Ia berhasil menembus segala keterbatasan hingga meraih gelar doktor. Didi Tarsidi bukan hanya sosok disabilitas tunanetra yang berhasil dalam pendidikan dan kehidupan pribadi.
Ia juga sosok yang mampu berbuat banyak untuk kemajuan dunia tunanetra Indonesia. Terbukti dia terpilih menjadi Ketua Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) selama dua periode (2004 - 2009 dan 2009 - 2014).
Bagaimana Didi meniti jalan hidup dan menembus segala keterbatasan, hingga menjadi sosok tunanetra yang pantas dijadikan teladan? “Tunanetra itu karakteristik, bukan kekurangan,” ujarnya.


9. Rina Prasarani Alamsyah
website/blog: http://rina-alamsyah.blogspot.com/
Menjadi penyandang disabilitas bukan merupakan halangan bagi seseorang untuk mandiri. Lihatlah Rina Prasarani, seorang penyandang tuna netra yang bisa membuktikan hal tersebut.
Rina mengidap kelainan mata sejak kecil dan mengalami kebutaan total saat duduk di bangku kuliah, namun itu tidak membuat ia berkecil hati dan patah semangat. Sekarang dirinya berhasil menjadi seorang pegawai yang mandiri di salah satu hotel bintang 5 di Jakarta.
"Sekarang saya bekerja sebagai Customer Service di hotel berbintang 5 di bilangan Jl HR Rasuna Said. Dengan gaji lumayan berkisar Rp 3-4 juta," kata Rina saat ditemui wartawan di kantor LSM Agenda, Jalan Cikini V no 15 A, Jakarta Pusat


10. Irwan Dwi Kustanto
website/blog: http://www.anginpunberbisik.blogspot.com/
Irwan Dwi Kustanto, dilahirkan pada tanggal 7 November 1966 di Kebayoran Lama Jakarta. Anak ke 2 dari 5 bersaudara ini berayahkan seorang Pegawai Negeri Sipil yang sederhana, yang masih harus menopang kehidupan kesehariannya dengan bercocok tanam di sebidang kebun luas milik seorang tuan tanah di sekitar rumahnya.
Sebuah kejadian di umur 9 tahun, ternyata kemudian telah membawa Irwan pada satu perubahan besar dalam hidupmnya. Saat Irwan sedang belajar di kelastiga, sekejap pandangannya menjadi gelap. Dia tidak dapat lagi membaca seperti dahulu dan tak dapat lagi mengenali wajah-wajah guru serta teman-teman yang semula akrabdi kepalanya. Pandangannya menjadi kabur dan tidak terfocus pada apa yang dilihatnya sehingga teman-temanya sering mengatainya "juling".
Sulitnya hidup sebagai seorang tunanetra telah membuat Irwan memiliki banyak mimpi untuk memajukan rekan-rekannya yang juga tunanetra. Sejak tahun 1992, Irwan telah bergabung dengan Yayasan Mitra Netra, sebuah Yayasan yang didedikasikan bagi kemajuan pendidikan tunanetra. Bersama dengan rekan-rekannya yang lain, Irwan banyak mencetuskan dan membuahkan ide-ide brilian seperti mengembangkan sistem simbol braille Indonesia, menciptakan Mitra Netra Braille Converter, Mmencetuskan ide Kamus Elektronik untuk tunanetra yang dikenal sebagai Mitra Netra Electronic Dictionary, hingga mencetuskan program Seribu Buku Untuk Tunanetra. Sejak tahun...Irwan dipercaya untuk menjabat sebagai Wakil Direktur Eksekutif Yayasan Mitra Netra.
Kerja keras seorang tunanetra bernama Irwan, akhirnya turut mendorong Yayasan Mitranetra memperoleh banyak penghargaan diantaranya; "Angin Pun Berbisik" adalah kumpulan puisi karya Irwan Dwi Kustanto dan keluarga, yang sebagian hasil penjualannya didedikasikan bagi pendanaan program Seribu Buku Untuk Tunanetra Yayasan Mitra Netra. Program Seribu Buku Untuk Tunanetra adalah sebuah program berbasiskan kerelawanan, dalam rangka mempercepat proses ketersedian buku yang aksesible bagi tunanetra(Buku Braille dan buku bicara), yang selama ini jumlah dan koleksinya masih sangat terbatas serta belum menjangkau banyak tunanetra; di Indonesia tercatat 3 juta orang atau 1,5% dari julah penduduk.


source:
http://inet.detik.com/
http://megapolitan.kompas.com/
http://indonesia.ucanews.com/
http://van_aguz.pun.bz/
http://majalahdiffa.com/
http://www.testimony-tunanetra.blogspot.com/
http://news.detik.com/
http://anginpunberbisik.blogspot.com/
http://www.kartunet.com/
bilamana terdapat kesalahan, mohon di ralat, terima kasih

Baca Selengkapnya ....

Islamic Quotes from Twitter

Posted by Gani Mugni Kamis, 21 Maret 2013 0 komentar

"Online lima jam serasa lima menit. Shalat lima menit serasa lima jam. Padahal, di neraka, lima menit bakal kerasa seumur hidup. so, tunggu apa lagi, hayuk shalat!"

 "Kamu gak pernah bosen ngingetin pacar kamu makan atau jaga kesehatan kan? Sadar gak sih, kamu sering lupa ngingetin diri sendiri buat ibadah?"

 "Gimana caranya mencegah penyakit? Terapkan pola hidup sehat. Gimana caranya mencegah perbuatan keji dan munkar? Terapkan pola hidup Shalat"

"Emang kenapa kalau jomblo? yg ditanya malaikat nanti kan "siapa Tuhanmu?" Bukan "siapa pacarmu?", Hayuk shalat biar entar pada bisa jawab."

"Kamu emosi banget kan kalau pulsa kamu disedot terus? Tapi kok tenang-tenang aja tau umur kamu yang disedot? Udah siap emang? Yakin bekalnya sudah cukup?

"Cari pasangan itu yg shaleh. Terutama yang selalu ingat Allah. Kalau ngelupain Tuhannya aja dia sanggup, apalagi ngelupain kamu."

 "Menunduk di depan hape aja,sanggup berjam jam.. masa menunduk di atas sajadah yang cuma 3-4 menit gak bisa? harusnya bisa dong."

"Kita hidup untuk kembali karena tujuan kita kembali adalah untuk hidup.Turn to Allah before you return to Allah"

"Ada apa di masa depan? Kesuksesan? cita-cita tercapai? atau kebebasan finansial? belum tentu. Yang pasti, di masa depan ada kematian. Yuk, shalat!"

 "Ibadah adalah solusi terbaik uuntuk membuka pikiran. Pikiran itu ibarat parasut, harus selalu terbuka. Kalau tidak tentu kamu akan celaka."

"Mudah-mudahan saat kembali nanti, kita semua meninggal dengan membawa banyak amal perbuatan, bukan cuma kain kafan dan password twitter"

source:
disadur dari buku "wow konyol", & copas dari beberapa status twitteres
@WOWkonyol   
@RohisVCR     
@Romantis_Twiter          
@chairinaavriana   
@MuslimahSuper 
@Leksika_KC   
@NM_Online135 
@BayhaqiLHaddad 
bila ada kesalahan,. mohon diralat, semoga bermanfaat, terima kasih

Baca Selengkapnya ....

5 Wisata bawah laut yang sangat unik di Indonesia

Posted by Gani Mugni Rabu, 20 Maret 2013 0 komentar
Indonesia memiliki wilayah perairan yang sangat luas, perairan yang indah juga dapat menarik banyak wisatawan dengan menjadikan objek wisata bawah laut, namun ada beberapa tempat wisata bawah laut yang sangat unik untuk dikunjungi di Indonesia.

1. Wisata Bangkai Kapal Karam
Indonesia memiliki keindahan laut & nilai sejarah yang tinggi, salah satu contoh banyak bangkai kapal karam yang masih memiliki nilai sejarah dan menarik untuk dikunjungi, diantaranya ialah:
Penemuan bangkai kapal perang peninggalan Belanda oleh warga di Perairan Kepulauan Gili Raja, Kecamatan Gili Genting, mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olaharaga (Disbudparpora) Sumenep M. Nasir mengatakan, bangkai kapal nantinya akan dibuat sebagai objek wisata bawah air.
Tulamben terletak 82 km dari kota Denpasar, Bali. Tulamben memiliki keindahan bawah laut yang sangat bagus. Wisata di Tulamben menyaksikan panorama bawah laut seperti eksotisme ikan-ikan yang berenang itu dan warna-warni terumbu karang, tentu saja menarik untuk dilihat. Tujuan untuk wisata diving tujuan utamanya adalah bangkai kapal (wreck point).Kapal milik Amerika Serikat yang karam pada perang dunia kedua dan sekarang menjadi hunian ratusan spesies ikan di laut Tulamben Kita tinggal berenang lebih ke tengah dan amati baik-baik di bawah. Kita akan melihat buritan kapal yang tenggelam akibat ditembak terpedo milik Jepang pada perang dunia I tersebut. Bagian paling atas kapal ini hanya sedalam tiga meter dari permukaan. Kedalaman di tempat ini maksmimal 30 meter. Jika memang anda memang penghobby diving ataupun menyelam objek wisata Tulamben ini akan sangat sayang untuk lewatkan, tempat terdekat lainya yang juga bagus untuk diving dan dengan keindahan matahari terbitnya adalah pantai Amed.
Pulau Samalona juga menyimpan sejuta misteri tentang karamnya sejumlah kapal peninggalan Perang Dunia Ke-II. Ada sekitar 7 buah kapal yang karam di kawasan pulau ini, di antaranya: kapal Maru, kapal perang milik Jepang yang karam pada kedalaman sekitar 30 meter; kapal Lancaster Bomber yang juga karam pada kedalaman sekitar 30 meter; kapal selam pemburu (gunboat) milik Jepang kapal kargo Hakko Maru buatan Belanda; serta kapal selam milik Jepang. Kapal-kapal yang karam tersebut telah berubah wujud menjadi karang dan menjadi “rumah” atau “tempat tinggal” bagi ratusan biota laut yang beraneka ragam bentuk, dan jenis serta warna yang sangat mengagumkan. Keindahan inilah yang menjadi daya tarik bagi para wisatawan untuk datang berenang di antara bangkai-bangkai kapal karam tersebut.
Dan masih banyak lagi beberapa tempat karam bangkai kapal yang bisa dijadikan tempat wisata bawah laut di Indonesia.


2. Wisata Gunung Berapi Bawah Laut
Ditemukannya beberapa gunung berapi bawah laut diIndonesia akhir-akhir ini menambah daftar keindahan Indonesia yang dijadikan objek wisata bawah laut di Indonesia, seperti:
DinasKebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara tengah menyiapkan sejumlah objek wisata, diantaranya panorama gunung api bawah laut di Perairan Galela. Letak antara Morotai dengan lokasi gunung api bawah laut tersebut tidak terlalu jauh, hanya membutuhkan waktu beberapa puluh menit menggunakan speedboat atau sarana angkutan lainnya untuk mencapai lokasi tersebut.
Gunung berapi bawah laut adalah salah satu objek wisata andalan yang diminati para wisatawan lokal maupun internasional.
Gelembung udara muncul dari gunung berapi di bawah laut Pulau Sabang, Provinsi Aceh. Gunung berapi bawah laut adalah salah satu objek wisata andalan yang diminati para wisatawan lokal maupun internasional.


3. Wisata Candi Bawah Laut
Keberadaan bentuk bangunan menyerupai candi, sebenarnya adalah taman pura di dasar laut kawasan Teluk Pemuteran, Kabupaten Buleleng, wilayah utara Bali. Taman pura bawah laut atau "underwater temple garden" Pemuteran yang sempat menghebohkan dunia itu, merupakan areal penyelaman tambahan ketiga di kawasan Tangkad Jaran, Pemuteran, yang selama ini juga sudah dikenal sebagai salah satu objek wisata di Bali.
Obyek penyelaman yang sempat dihebohkan sebagai candi misterius, termasuk mengundang perhatian Dirjen Pemasaran Depbudpar Sapta Nirwanda itu, berada di kedalaman 15 - 28 meter pada areal dasar laut seluas 2.500 meter persegi. Di dalam areal taman laut itu kondisinya tertata apik, dengan candi bentar atau model gerbang khas Bali berukuran tinggi empat meter dan sepuluh patung batu ukuran besar. Menurut Chris Brown, struktur candi bentar ditenggelamkan tahun 2005 setelah Pemuteran mendapat penghargaan ASEANTA sebagai kawasan wisata konservasi lingkungan.


4. Wisata Bangunan dan Terowongan Bawah Laut
Arsitek Belanda menjulukinya ”Kustbatterij op de Landtong te Tjilatjap” atau tempat pertahanan pesisir di atas tanah yang menjorok ke laut. Benteng berlanggam Eropa yang dikubur di bawah tanah ini merupakan tiruan bentuk kecil Benteng Rhijnauwen, benteng terbesar di ”Negeri Kincir Angin”.
Benteng ini dibangun pada abad ke-18. Oleh warga setempat, bangunan yang didirikan tahun 1861-1879 ini disebut Benteng Pendem. Tak berlebihan rasanya sebutan ini. Berbeda dengan benteng lain yang jelas terlihat walau dari kejauhan, hampir semua bagian bangunan ini terpendam sedalam 1-3 meter di bawah permukaan tanah. Dari jauh hanya tampak seperti gundukan tanah biasa. Di benteng ini juga terdapat terowongan bawah laut yang diduga menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Nusakambangan.
Dilepas pantai bagian utara Papua ditemukan pola bangunan yang diperkirakan terdapat struktur bangunan mirip “beteng” (awam: benteng) yang panjangnya 110 km dan tingginya setinggi gunung: 1860 meter, dengan lebar 2700 meter!
Jika dilihat, struktur ini lebih mirip “dinding” atau “tembok”. Dan hebatnya lagi tembok ini lurus memanjang secara sempurna sepanjang 110 kilometer!
Jika benar, jelas beteng seperti ini tidak mungkin dibuat oleh peradaban manusia kera ataupun manusia primitif, mengingat bangunan tertinggi di abad modern saat ini saja, tingginya baru sekitar 800 meter yaitu menara Dubai. Sedangkan bangunan ini sudah menjulang 1860 meter atau lebih dari 2 kali tingginya Burj Dubai!


5. Wisata Harta Karun
Harta karun yang tersimpan di perairan Indonesia memiliki keunikan dan nilai sejarah yang tinggi. Laut Indonesia seakan tak habis memberikan cerita, dari mulai ikan-ikan, terumbu karang, sampai yang tak sengaja tersimpan disana, yaitu kapal-kapal naas, yang karam saat mengarungi lautan.
Siapa sangka di dalam kapal yang karam tersebut, sering tersimpan 'harta karun' berupa keramik, logam atau mungkin emas, berasal dari muatan yang dibawa oleh para saudagar yang berlayar pada zaman dahulu.
Seringkali, benda muatan kapal tenggelam (BMKT) yang seharusnya menjadi warisan budaya tersebut, justru tidak tersimpan di museum di Indonesia, ada pula yang justru menjadi milik negara lain.
Contohnya kapal Arab, bernama Jewel of Muscat, yang tenggelam di sekitar lautan Bangka-Belitung. Di dalamnya ditemukan sekitar 48.000 benda berharga seperti keramik, logam, kaca, kayu, gading, batu, dan tulang. Namun kini, sebagian koleksi disimpan di Museum Maritim di Singapura. Seperti juga harta karun yang sangat bernilai yang ditemukan di peraiaran Cirebon.


source:
http://wisata.kompasiana.com/
http://miztia-respect.blogspot.com/
http://indocropcircles.wordpress.com/
http://indoexland.blogspot.com/
http://wisata.kompasiana.com/
http://oase.kompas.com/
http://wisata.kompasiana.com/
http://bangka.tribunnews.com/
bilamana terdapat kesalahan dalam artikel ini, mohon diralat, terima kasih.

Baca Selengkapnya ....

10 Pelukis Tuna Daksa di Indonesia

Posted by Gani Mugni Minggu, 17 Maret 2013 1 komentar
Tuna daksa merupakan pengertian dari cacat tubuh. Istilah lain dari Tunadaksa adalah sebagai berikut: Cacat Fisik, Cacat Orthopedi, Crippled, Phocially handicapped, Physically Disabled.
kelainan yang meliputi cacat tubuh atau kerusakan tubuh, kelainan atau kerusakan pada fisik dan kesehatan, Kelainan atau kerusakan yang disebabkan oleh kerusakan Otak dan saraf tulang belakang
Namun bagi para penderita Tuna daksa, apa yang mereka derita bukan menjadi suatu keterbatasan melainkan menjadi acuan untuk berprestasi meskipun memiliki kelainan secara fisik, seperti yang dilakukan oleh sepuluh pelukis di bawah ini


1. Benyamin Tan
Pelukis mulut yang memiliki nama lengkap Benjamin Tan Boon Chuan. Benjamin Tan Boon Chuan, seorang pria berkewarganegaraan Singapura yang mengalami kelumpuhan tangan dan kaki saat ia berusia 2 tahun dan sejak saat itu ia duduk di kursi roda. Meski demikian, kekurangan itu tak membuat pria yang berulang tahun 27 Maret itu patah semangat. Justru kekurangan itu pula yang membuatnya makin yakin untuk menapaki hidup. Pria yang menetap di Jakarta sejak tahun 2000 adalah seorang Maestro lukisan mulut dan kaki yang telah bergabung dengan Asosiasi Pelukis Mulut dan Kaki Internasional. Walau cacat tangan dan kaki, namun lukisan dengan kuas yang digigitnya tidak kalah bagus dari karya pelukis yang lengkap anggota tubuhnya.
Benjamin, begitu ia biasa disapa, menyukai aliran naturalis. Tiap melukis, nuansa bunga selalu terlihat dari hasil goresannya. Hasilnya tak jauh berbeda dengan karya lain yang pelukisnya memiliki kondisi fisik lebih sempurna. Hasil Lukisannya ia kirim ke Asosiasi Pelukis Mulut dan Kaki International dan mendapatkan hasil dan lukisannya yang terjual.
Kini ia menetap di Jakarta. Dengan pernikahan sebelumnya dengan Supina, wanita asli jawa, ia memiliki dua anak berumur 12 dan 2 tahun. dan kini, ia ditemani istrinya Lia, wanita yang dinikahinya tahun 2007, yang dengan setia menemani hari-harinya. "jangan mudah putus asa, lihat saya, meskipun saya cacat, tapi saya tidak putus asa" ujar pria periang ini saat diwawancara salah satu stasiun televisi.

2. Agus Yusuf
Ejekan kerap diterima Agus Yusuf, warga Sidomulyo, Sawahan, Madiun, Jawa Timur pada masa lalu. Kini, semua ejekan itu sirna seiring prestasi yang diukir Agus. Betapa tidak, karyanya kini dipamerkan di Swiss. Agus yang ketika lahir sudah tidak normal tanpa lengan dan satu kaki kirinya cacat, sejak kecil belajar melukis dengan menggunakan mulut dan kaki di atas kanvas putih.
Agus Yusuf, 35, tidak pernah bermimpi bahwa ia akan menjadi bagian dari Asosiasi Seniman Lukisan Mulut dan Kaki. Ini adalah organisasi untuk mulut dan kaki lukisan dasar seniman di Swiss. Setiap bulan, ia mengirim tiga lukisan ke Swiss. Untuk satu lukisan Agus telah dibayar Rp6 juta (US $ 600). Jika salah satu lukisannya dipilih untuk tujuan komersial seperti untuk kartu pos dia akan dibayar lebih US $ 600. Sampai 2005 (setelah tujuh tahun), setidaknya 30 peaces lukisannya dipilih untuk tujuan komersial.

3. Salim Harama
Salim Harama berasal dari Pogung Lor, Sinduadi, Mlati, Sleman Yogyakarta. Tubuhnya memang tidak seperti orang normal lainnya. Namun, tekadnya cukup keras untuk menjadi pelukis, sehingga berbagai upaya pun terus dilakukan agar cita-citanya tersebut bisa tercapai. Mulai belajar melukis dengan kaki sejak tahun 1998, namun baru tahun 2004 ia benar-benar menggeluti seni lukis.
Awalnya memang tidak mudah, namun berkat upaya kerasnya, kini Salim bisa menghasilkan karya-karya lukis yang sangat indah. Semua karya lukisannya dikirim ke Swiss melalu Association of Mouth dan Foot Painting Artist atau AMFPA.

4. Faisal Rusdi
Faisal Rusdi menyandang celebral palsy (CP) sejak bayi. Karena keterbatasan itu, ia mengalami banyak diskriminasi. Namun Faisal tak pernah menyerah. Selain menjadi aktivis penyandang disabilitas, ia kini pelukis anggota Association of Mouth and Foot Painting Artists (AMFPA), organisasi internasional pelukis dengan kaki dan mulut.
Faisal Rusdi lahir di Bandung, 2 November 1974. Sejak kecil Faisal menderita celebral palsy. Karena keterbatasan itu, ia disekolahkan di Sekolah Luar Biasa D1 Yayasan Pembinaan Anak Cacat Bandung. Artinya, ia dikategorikan sebagai penyandang disabilitas tubuh dan mental. Pembedaan ini membuat Faisal merasa tersingkir. Pasalnya, siswa SLB D dipersiapkan masuk ke sekolah umum. Sedangkan siswa SLB D1 seperti Faisal hanya diberi keterampilan. Alasannya, penyandang disabilitas tubuh dan mental tidak bisa menangkap materi pelajaran.
Faisal kemudian mengasah kemampuan seninya di Sanggar Lukis Rangga Gempol, Bandung. Sanggar itu milik pelukis terkenal almarhum Barli. Namun, seperti halnya di YPAC, di sanggar ini juga Faisal mengalami diskriminasi. Dia dianggap tidak mampu mencerna materi kursus yang diberikan seperti peserta lain. Karena itu Faisal selalu belajar sendiri dalam satu ruangan. Dia merasa kembali dipinggirkan keadaan, tapi tidak berdaya. “Kenapa saya harus dibedakan dari yang lain? Kalau saya memang tidak bisa, ya sudah. Tapi paling nggak saya dikasih kesempatan yang sama dengan anak-anak lain,” katanya.
Setelah merasa biasa dan mampu melukis menggunakan mulut, pada tahun 2001 Faisal mendaftar menjadi anggota AMFPA. Dia mengirimkan beberapa lukisan ke AMFPA yang berpusat di Swiss. Jawaban permohonan tersebut baru terjawab tahun 2002. Faisal diterima menjadi student member AMFPA.

5. Sabar Subadri
Sabar Subadri, 32, boleh saja tak memiliki dua lengan. Ia cacat sejak lahir. Namun, keterbatasan itu tak membuatnya merasa menjadi orang yang berbeda dengan orang normal. Justru yang membuatnya berbeda adalah semangat dan pencapaiannya, yang bisa dikatakan berhasil melampaui pencapaian orang normal pada umumnya.
Sabar adalah salah satu dari sedikit pelukis cacat yang melukis menggunakan kaki. Yang membuatnya bangga, ia bisa masuk menjadi anggota Association of Mouth and Foot Painting Artists (AMFPA).
Saat duduk di bangku Kelas I SDN Kalicacing 2, Salatiga, bungsu dari tiga bersaudara itu pernah meraih juara pertama lomba lukis tingkat Kota Salatiga. Dan, sejak kelas V SD, ia pun memutuskan untuk menggeluti dunia lukis sebagai jalan hidupnya.
Kini, sudah ratusan lukisan yang ia buat dengan kakinya. Dan, sebagian dari lukisan tersebut telah dinikmati orang Kanada, Australia, Amerika Serikat, Korea serta sejumlah negara lain.

6. Patricia Saerang
Kekurangan fisik sama sekali bukan penghalang bagi para penyandang cacat mengasah ketrampilan mereka. Seniman lukis Patricia Saerang, misalnya. Melalui sederetan karya lukisannya, perempuan yang kedua tangannya cacat sejak lahir ini mampu menjadi pribadi istimewa dibanding dengan orang-orang dengan fisik normal. Patricia dan keempat rekannya yang tergabung dalam Asociation Mouth and Foot Painting Artists (AMFPA) akan menggelar pameran lukisan di gedung World Trade Center Jakarta, Jakarta Pusat, 18-28 Juni mendatang. Pameran lukisan bertajuk "Air, Fire, and Water" ini adalah bagian dari ajang festival kebudayaan Jakarta Art 2002. Demikian dikatakan Patricia di Jakarta, baru-baru ini.
Perempuan yang lahir 34 tahun silam ini mengatakan, sejak kecil dia sudah gemar menggambar. Saat itulah Patricia mulai terbiasa melukis dengan kedua kakinya. Baru pada 1988, dia mulai belajar melukis secara profesional. Kini, Patricia terbiasa melukis di atas kertas bambu atau sutra dengan media cat air. Untuk satu lukisan, Patricia dapat menghabiskan waktu 2-3 pekan. Objek yang dipilih sebagai sumber inspirasinya biasanya digali dari keindahan alam, terutama flora dan fauna.

7. Sayang Bangun
Pelukis asal Medan, Sayang Petrus Bangun telah menerobos pasar internasional. Sudah hampir 32 tahun ia menggeluti dunia seni lukis. Namun, yang membuat Sayang Petrus istimewa  adalah keterbatasan fisiknya yang mampu mengerjakan kesempurnaan sebuah lukisan.
Meskipun hanya menggunakan siku tangannya, hasil lukisan Sayang Bangun justru mampu memiliki nilai jual tinggi. “Semua lukisan saya harganya minimal  Rp10 juta rupiah”, ujar ayah tiga orang anak tersebut.
Setelah impiannya bergabung dengan AMFPA (Assosiation of Mouth and Foot Painting Artists) terwujud, ia mengaku masih memiliki impian yang sampai sekarang belum terwujud. Ia ingin memiliki sebuah geleri lukisan.
“Pak SBY pernah berkata kepada saya kalau dia mau membantu saya mendirikan galeri lukisan, tuturnya. Kala itu, di acara Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) yang digelar pada 19 Desember 2007 di Lapangan Merdeka Medan, SBY beserta rombongan hadir,” ujarnya.

8. Muhammad Asroel
Cacat fisik ternyata tak jadi halangan bagi Muhamad Asroel untuk berprofesi sebagai pelukis di Ubud, Bali, sejak 2005 silam. Pemuda asal Jember, Jawa Timur, ini tetap berkarya meski tak memiliki tangan dan hanya dikaruniai satu kaki. Asroel bahkan sanggup bertahan hidup dengan profesinya tersebut.
Sehari-hari, Asroel tinggal di kamar kosnya di Banjar Kedewatan, Ubud. Melukis adalah rutinitas yang dilakoni seorang diri. Asroel biasanya menjepit kuas lukis di antara jari kaki kanan. Satu lukisan beraliran surealis mampu dia selesaikan dalam waktu satu pekan.
Bakat melukis Asroel terlihat sejak kecil dan saat tamat sekolah menengah atas ia merantau ke Yogyakarta. Putra pasangan Asbi Kinoh dan Serani ini lalu bekerja sebagai pelukis jalanan. Setelah beberapa tahun di Yogyakarta, Asroel mengadu nasib ke Bali dan bertemu seorang turis Australia yang memberinya modal usaha lukis.
Kini, Asroel sanggup menghidupi seorang istri dan satu anak dari hasil lukisnya. Hasil karya Asroel dihargai berkisar Rp 1 juta hingga Rp 15 juta. Lukisan Asroel banyak diminati para kolektor seni asal Eropa.

9. Sadikin Pard
Mungkin masih banyak orang yang beranggapan bahwa kekurangan yang ada pada dirinya merupakan suatu kelemahan dan penghambat dalam beraktivitas. namun semua itu saalah besar. karena keunggulan fisik yang dimiliki bukan menjadi jaminan orang tersebut akan sukses. banyak orang yang memiliki kelebihan fisik, justru kehidupannya sangat suram. namun, tidak sedikit orang yang memiliki keterbatasan fisik justru dapat menjadi orang besar.
yang paling penting bukanlah fisik yang kita miliki, tapi semangat hidup dan kerja keras yang dapat mengubah kehidupan kita untuk menjadi lebih baik. sehingga apa yang ada dalam fikiran kita dapat kita kembangkan lagi dan berani tampil beda.
masih ingatkah anda kisah seorang pelukis sukses “Sadikin Pard/ Sadikin Soepardi”? beliau adalah salah seorang pelukis yang tanpa memiliki kedua lengan. sangat tidak mungkin memang, melukis tanpa menggunakan lengan, tapi itu yang terjadi pada Pak Sadikin, Lelaki berusia 44 tahun asal Kota Malang tersebut mampu membuktikan bahwa kekurangan bukanlah alasan untuk berkarya. justru dari kekurangan itulah dapat menjadi suatu keunggulan dan mampu menciptakan suatu karya luar biasa. sehingga dapat menjadi kebanggaan bagi dirinya sendiri, keluarga, sanak saudara, daerah asal, bahkan bagi bangsanya.
jadi, ubahlah kekurangan dalam diri kita menjadi suatu keunggulan. tunjukkan bahwa kekurangan bukanlah kendala untuk memperbaiki kehidupan menjadi lebih baik.


10. Trimah
Trimah, Membatik dengan kaki, terlahir dengan organ tubuh yang tak sempurna, tak membuat Trimah (22) putus asa. Ia justru bisa mengembangkan potensi dirinya sehingga mampu hidup mandiri dan mengaktualisasikan ide - ide segarnya lewat torehan demi torehan hingga menjadi motif batik di atas sehelai kain yang bisa ia jual hingga Rp 500 ribu.
Rutinitas itu mulai dijalani oleh dara yang kedua lengannya tak tumbuh normal ini, sejak tahun 2010 silam. Selain kedua lengannya, ia juga mengalami kendala saat berbicara dengan intonasi yang kurang jelas. Meski begitu, Trimah yakin benar bahwa kondisinya ini merupakan pilihan terbaik yang diberikan kepadanya.
Gerakan kakinya lincah saat mengambil canting yang ia jepit diantara jari - jari kaki kanannya. Sedangkan kaki kirinya ia gunakan untuk menahan kanvas yang tak jarang bergeser posisinya.
Remaja asal Magelang ini, tak mau menyerah pada keadaan. Ia juga tak mau dikasihani dan dibedakan hanya karena kondisinya itu. Hal ini ia buktikan bahkan sejak memasuki usia sekolah dasar. "Dari SD hingga SMA saya tidak masuk ke sekolah luar biasa, tapi saya memilih belajar di sekolah umum," jelasnya.


source:
http://sosbud.kompasiana.com/
http://forum.upi.edu/
http://diffaonline.com/
http://liferuminating.blogspot.com/
http://www.solopos.com/
http://sabarsubadri.wordpress.com/
http://siswowidodo.wordpress.com/
http://id.berita.yahoo.com/
http://www.slbk-batam.org/
http://madiuncool.blogspot.com/
http://world-spy.blogspot.com/
http://news.liputan6.com/
http://www.waspada.co.id/
http://www.tribunnews.com/
bilmana terdapat keslahan dalam artikel di atas, mohon diralat, terima kasih

Baca Selengkapnya ....

10 Undergound Waterfalls in Indonesia

Posted by Gani Mugni Jumat, 15 Maret 2013 0 komentar
1. Seropan Cave Waterfall, Yogyakarta
Seropan cave is located in the village Semuluh, District Semanu, Gunungkidul district, Yogyakarta, and has a length of 888 meters.
Privileged Seropan cave you'll get from outside the cave to cave into the stomach. Starting from outside the cave you will be pampered with limestone cliffs that can be conquered, you can find this digua 13 climbing lines with different levels of varying difficulty, climbing out the cave Seropan suitable for those of you who are just learning rock climbing and still a beginner, so there is no harm if you try it. Where you'll find a 7-meter high waterfall.

2. Buniayu Cave Waterfall, Sukabumi
Goa Buni Ayu was originally known as Goa Cipicung, it is caused because of the location of the cave is located in the village Cipicung. However, some of his more familiar cave crawler as Goa Demon. However, since under management Perhutanioffice began on 26 February 1992 the name was changed to Wana goa Tourism Goa Buniayu.
Goa Buni Ayu is a natural cave that is still in its natural you will find stalactite, stalagmite, flow stone, coloumn, drapery, gourdam, canopy or other cave ornaments. There are also animals that have undergone changes in function due to environmental influences cave senses such as spiders, crickets, fish, snakes, bats (megachiroptra), lizards, shrimp, swiftlets (Collocalia) as well as a variety of other animals.
You will also find underground rivers, waterfalls, caves and lakes in the area + 1 hectare.

3. Petruk Cave Waterfall, Kebumen
Petruk cave is one tourist attraction in Kebumen. Obwis (objects and Logending Beach, which is located in the hamlet Mandayana Candirenggo sub Desa father, Kebumen district, or about 4.5 miles from Jatijajar heading south. Due strange shapes of stalactites and stalagmites, the names sounded strange, spooky, or funny, for example: layon stone (similar bodies), white crocodile (crocodile-like), or stone helicopters, and others. fact there are stalactites hanging on the cave floor were low flat like breasts. on the caves also seen a number of spring and a small waterfall.

4. Pule Jajar Cave Waterfall, Yogyakarta
Pule Jajar cave is one cave that has an underground river systems and waterfalls as high as approximately 5 m. Administratively cave in the village of Pule Jajar Jepitu, District Girisubo, Gunungkidul district, Yogyakarta Special Province. This location can be reached from yogyakarta Wediombo heading to the beach, the mountain South.

5. Ngerong Cave Waterfall, Tuban
Ngerong cave is located in the Village District Rengel Tuban.Gua district Rengel is a natural tourist sites Tuban, albeit limited around the mouth of the cave. Ngerong cave has an underground river water flow is very large so as to enable the irrigation in rice fields around.
Ngerong cave has approximately 1800 meters long hallway. High water in the cave varies from 0.5 to 3 meters in the dry season, while in the rainy season can reach 3 meters. The mouth of a large cave with a width and height of 4-8 and 2-7 m. In the cave discovered waterfall is 5 meters called "Grojokan Sewu". Cave hallway ends at a small lake where springs discharge.

6. Cerme Cave Waterfall, Yogyakarta
Cermai cave in the village Srunggo, Selopamiro, Imogiri, Bantul, Yogyakarta, with a 20 km towards south from the city center, this cave is located in the highlands, while en route to the cave you will also see the natural beauty with a landscape view of the city of Yogyakarta of altitude. That is the main attraction in this cave is a small waterfall inside the cave, seldom has a unique cave like this.

7. Jatijajar Cave Waterfall, Kebumen
Jatijajar Cave, a tourist spot into a tourist icon in Kebumen. This cave runs along + / -250 meters with an average width of 25 meters with a height of 15 meters, making it easier for visitors to enter.
Hundreds of meters long cave hallway decorated with rows of gurdam and waterfalls. The hallway cave below was prepared Jatijajar cave into a tourist attraction of special interest. To enter the spring in the cave Jatijajar sacred and serve as pilgrimage places.

8. Lueng Jaran Cave Waterfall, Pacitan
Lueng Jaran Cave located in Mount Sewu, Pacitan, East Java. They say the cave is very long and stratified, but it is also promising cave spectacular scenery for those sports lovers caves.
An expedition ever undertaken by the Australia-England successfully mapped cave with a length of 20 km. These results differ slightly from the mapping ever undertaken cave crawler from Gajah Mada University (Mapagama) which shows that the cave has a length of 21 km. The difference in mileage is certainly indicate that, indeed sport caves often face many obstacles were quite hard. "The sport caves does require special skills.

9. Liang Puruk Cave Waterfall, Central Borneo
Liang Puruk a vertical cave with cave mouth lies in a debris basin (collapse doline) with two small streams into the cave that form a waterfall. The hallway cave about 355 m in length with various types hallway. Hallways bersubstrat fossil soil and guano from bats and swiftlets. Active hallway is a long corridor with several waterfalls altitude of about 5 feet at the mouth of the cave and about 10 meters inside the cave. River igneous basement bersubtrat because limestone rock located above freezing. Well-developed cave ornaments such as canopies, mikrogordam, rock flow (Flowstone), stalactite and stalagmite. Some of the incoming water (inlet) which comes from the fracture gap forming pools of water inhabited by any kind of unique aquatic fauna. The hallway ended in a hallway with a low roof. But allegedly the river continues to Liang hajuq. Altitude: 350 m asl. Length: 354.7 m (mapped),> 400 m (observed). Type: vertical, active hallway. (June, 2003, Cahyo Rahmadi and YR Suhardjono, Bogoriense Zoologicum Museum Zoology Division, Research Center for Biology LIPI Cibinong, Bogor)

10. Liang Hajuq Cave Waterfall, Central Borneo
Liang hajuq nearly 2km in length. While the corridor is mapped only 1.5 km. But the cave is still expected to be longer than expected. Liang hajuq has a large cave mouth, in front of a huge block of stone there. The halls were big and wide, but once laced the lower aisle and found an underground river. This river is a continuation of the river in Liang Puruk. River with a width of about 4 m and a depth of about 0.5 m has a pretty swift current. In some places found around the waterfall with a height varies from 4 m to 7 m. Liang hajuq is inhabited cave swiftlets and produced several kilograms of bird nests. The cave is also guarded by two people who live in front of the mouth of the cave. In some hallways populated swiftlets are also covered by a wooden fence to protect the cave from the spoil people who are not responsible.


source:
http://www.platjogja.com/
http://bisnis-jabar.com/
http://dimz-niceboy.blogspot.com/
http://www.beritajatim.com/
http://biotagua.org/
http://wisata.kompasiana.com/
http://theamazingdreams.com/
http://yogyakarta.panduanwisata.com/
http://jawatimuran.wordpress.com/

Baca Selengkapnya ....

7 glowing mushrooms that found in Indonesia

Posted by Gani Mugni 0 komentar
 1. Gunung Halimun-salak National Park, East Java
One of the icons for the garden this national flora fungus that can be sparkling lights in the dark, or more commonly called mushrooms glow in the dark. In the evening menggulita around the research station Cikaniki Mist Mountain Salak National Park we can find a set of mushroom of glittering in the darkness, to see the growth of this fungus, certainly needed rangers / guide of the national parks in addition to the safety factor and of course to show the procedures and habitats where the fungus grows into remembering to be able to see these mushrooms amid the darkness of the night only.
A collection of the fungus fluoresces green like a firefly in the night it looks so beautiful that would provide an exciting experience for any visitors staying overnight in the park. Located 150-200 meters from GHSNP Research Station, Cikaniki.

2. Gunung Rinjani National Park, Lombok
Glowing mushrooms found when hiking at night through the forest that covers the slopes of Mount Rinjani in Lombok island Indonesia, which mycel luminescent fungi provide enough light to replace empty batteries in a flashlight. Mold is documented for 2 minutes to capture the green luminescence before dying flashlight is used to illuminate the forest land. Freddy Frischknecht work on the invasion of Plasmodium at the Institut Pasteur in Paris.

3. Mount Meja, Manokwari
This fungus is photographed on Mount Table of Manokwari. This area is still covered by tropical rainforest. Manokwari is the capital of West Papua province in the Republic of Indonesia. Tropical rain forests of Table Mountain should not only be regarded as the lungs of the city but, with other rainforest on all continents, as well as the lungs for the whole world. It absorbs a lot of CO2 that exudes urban population every day.
Travelers or readers who have read some of my stories on the internet like to contact me to take them to Table Mountain for a variety of eco-tourism activities such as bird and bat watching, cave exploration, orchids - observation and mushrooms - flowers.

4. Gunung Palung National Park, West Borneo
Fungus turns found in Trench Mountain National Park, West Kalimanta, Indonesia. Trench Mountain National Park is a nature conservation area which has the biodiversity of high value, and various types of ecosystems such as mangrove forests, swamp forests, peat swamp, freshwater swamp forests, tropical pamah forest, and the forest covered mountains that always fog .
Lokasil nasionapeta Park is the only tropical forest Dipterocarpus the best and widest in Borneo. Approximately 65 percent of the region is still a primary forests undisturbed by human activity and has many plant communities and wildlife.

5. Gunung Leuser National Park, Aceh
Mount Leuser National Park is one commonly abbreviated TNGL the Nature Conservation Area in Indonesia covering an area of ​​1,094,692 hectares which are located in two administrative province of Aceh and North Sumatra. Aceh Province terdeliniasi TNGL include Southwest Aceh district, South Aceh, Aceh Singkil, Southeast Aceh, Gayo Lues, Aceh Tamiang, while North Sumatra Province terdeliniasi TNGL include Dairi, Karo and Langkat.
This national park takes its name from the towering Mount Leuser with a height of 3404 meters above sea level in Aceh. This national park includes native ecosystems from the coast to high mountains covered by dense typical tropical rain forests, managed by the zoning system is utilized for the purpose of research, science, education, support aquaculture, tourism and recreation. In the interior of the woods mushrooms can be found on.

6. Gunung Kerinci National Park, Sumatra
Found in Kerinci Seblat National Park which is the largest national park in Sumatra, Indonesia, which has an area of 13.750 km ² and stretches to the four provinces of West Sumatra, Jambi, Bengkulu and South Sumatra. This national park is located at between 100 ° 31'18 "E - 102 ° 44'01" E and 1 ° 07'13 "S - 1 ° 26'14" S.
This national park consists of Bukit Barisan Mountains that has the highest land areas of Sumatra, Mount Kerinci (3805 m).

7. Tanjung Puting National Park, Central Borneo
Found in Tanjung Puting, Central Kalimantan, Indonesia. As you walk through the rainforest you often see orangutans at Camp Leakey and you sometimes see gibbons and many butterflies and birds. At a feeding station you'll get a good chance to see these amazing primates up close. You may also take a night safari to see tarsiers, glowing mushrooms, fireflies and perhaps owls.


source: (translate from)
http://mediaranahjaya.blogspot.com/

Baca Selengkapnya ....

10 Mobil terlangka di dunia

Posted by Gani Mugni Kamis, 14 Maret 2013 0 komentar
Mobil-mobil supercar berikut ini hanya ada satu-satunya di dunia, beberapa karena dipesan khusus oleh para pelanggan nya, ada yang dibuat khusus untuk pembuatan Film dan lain-lain. Selain desain konsep mobil supercar futuristik, mobil-mobil ini memiliki kecepatan dan akselerasi yang sanggat tinggi. Hal ini menjadikan mobil-mobil ini menjadi sangat langka dan masuk ke dalam jajaran mobil-mobil termahal di dunia.

1. Ferrari P540 Superfast Aperta
Top Speed: 205 mph
Unit Produksi: 1 unit
harga: $882.000
Mobil yang memiliki kapasitas mesin 6000cc juga sering disebut sebagai "The Golden Ferrari" di buat untuk film "Toby Damnit", mobil ini merupakan mobil kedua dalam program proyek khusus Ferrari dimana hanya di buat 1 buah.


2. Bugatti Grand Sport Soleil de Nuit
Top Speed: 200 mph
Unit Produksi: 1 unit
harga: $2.270.000
Mobil ini dipamerkan pada acara Auto Show di Dubai. Mobil ini hanya satu-satunya di dunia yang ditujukan untuk millioner di Timur Tengah dan di bandrol seharga $2.270.000.


3. Lotec C1000
Top Speed: 268 mph
Unit Produksi: 1 unit
harga: $2.200.000
Mobil asal pabrikan Jerman ini hanya dibuat 1 unit, dan dibandrol seharga $3.400.000. Lagi-lagi mobil khusus yang dibuat untuk milioner Uni Emirat Arab. Lotec C1000 selesai dibuat pada tahun 1995 dilengkapi dengan mesin 5.6L Mercedes-Benz V8 dengan dua Turbocharger.


4. Keating TKR
Top Speed: 260 mph
Unit Produksi: 1 unit
harga: $640.000
Mobil supercar pabrikan Inggris yang berbasis di Manchester ini memiliki top speed 260 mil per jam, mobil yang hanya ada 1 di dunia ini dilengkapi dengan mesin twin turbo-charged 7.0L V8. 


5. Bentley Hunaudieres
Top Speed: 220 mph
Unit Produksi: 1 unit
harga: $2.350.000
Mobil ini pertama kali dipamerkan pada tahun 1999 di Jenewa, memiliki mesin Volkswagen W16 berkapasitas 8 liter. Mobil ini pernah muncul dalam game TOCA World Touring Cars.


6. Ford GT90
Top Speed: 235 mph
Unit Produksi: 1 unit
harga: $2.350.000
Mobil ini dibuat pada tahun 1995 oleh Ford Motor Company, memiliki kecepatan maksimal 235 mph dan dilengkapi dengan mesin quad-turbocharged V12 engine DOHC.


7. Maybach Exelero
Top Speed: 218 mph
Unit Produksi: 1 unit
harga: $8.000.000
Maybach Exelero merupakan mobil supercar unik dengan performa tinggi karena dilengkapi dengan mesin twin turbo V12 engine, mobil ini di buat atas permintaan produsen ban, Fulda. Fulda menggunakan mobil ini sebagai kendaraan referensi untuk menguji generasi baru ban lebar. Mobil yang kini dimiliki oleh Arnaud Massartic ini pernah muncul video musik "Lost One" milik Jay-Z.


8. Jaguar XJ13
Top Speed: 170 mph
Unit Produksi: 1 unit
harga: $8.820.000
Mobil yang di produksi tahun 1966 ini dilengkapi dengan mesin 5.0 L DOHC V12. Awal dibuat mobil ini untuk balap, tetapi justru dijual seharga $7.000.000. Namun kini kabarnya mobil itu seharga $8.820.000.


9. Ferrari P4/5
Top Speed: 233 mph
Unit Produksi: 1 unit
harga: $4.000.000
Mobil yang dibuat oleh Produsen mobil sport asal Italia ini memiliki kecepatan maksimal hingga 233 mph. Mobil ini didesain ulang oleh Pininfarina untuk James Glickenhaus. Ferrari P4/5 memiliki mesin yang sama dengan Ferrari Enzo yakni 65° Dino F140 V12, yang berkapasitas silinder 5998 cc.


10. McLaren X-1
Top Speed: 230 mph
Unit Produksi: 1 unit
harga: $7.000.000
Mobil yang dibuat oleh produsen asal Inggris ini yaitu McLaren X-1 sempat dipamerkan pata tahun 2012 di acara "The 2012 Pebble Beach Concours d'Elegance". Mobil ini dibuat khusus untuk pelanggan setia MCLaren yang telah mengkoleksi banyak mobbil-mobil McLaren seperti McLaren F1, Mercedes-Benz SLR McLaren, dan McLaren MP4-12C.


source:
bilamana terdapat kesalahan dalam artikel ini, mohon diralat, terima kasih.

Baca Selengkapnya ....
Trik SEO Terbaru support Online Shop Baju Wanita - Original design by Bamz | Copyright of My Indonesia.