7 Jamur menyala yang ditemukan di Indonesia

Posted by Gani Mugni Selasa, 22 Januari 2013 0 komentar
1. Taman Nasional Gunung Halimun-Salak, Jawa Barat
Salah satu ikon untuk jenis flora ditaman nasional ini yaitu jamur yang dapat berkilau menyala dalam kegelapan, atau lebih sering disebut jamur glow in the dark. Dalam malam yang menggulita di sekitar stasiun penelitian Cikaniki Taman Nasional Gunung Halimun Salak dapat kita temui sekumpulan jamur yang berkilauan dalam kegelapan, untuk mengetahui tempat tumbuhnya jamur ini, tentunya diperlukan rangers/ guide dari taman nasional selain untuk faktor keamanan dan prosedur tentunya untuk menunjukan jalan dan tempat menuju habitat jamur tersebut tumbuh mengingat untuk dapat melihat jamur tersebut hanya ditengah kegelapan malam.

Sekumpulan jamur tersebut memendarkan cahaya kehijauan laksana kunang-kunang di malam hari yang terlihat begitu cantiknya yang tentunya akan memberikan pengalaman menarik untuk setiap pengunjung yang bermalam di taman nasional ini.  Lokasinya 150-200 meter dari Stasiun Penelitian TNGHS, Cikaniki.

2. Taman Nasional Gunung Rinjani, NTB

Jamur bercahaya ditemukan ketika hiking di malam hari melalui hutan yang meliputi lereng Gunung Rinjani di Pulau Lombok Indonesia, yang mycel luminescent jamur ini memberikan cahaya yang cukup untuk menggantikan baterai kosong pada senter. Jamur ini didokumentasikan selama 2 menit untuk menangkap pendaran hijau sebelum senter mati yang digunakan untuk menerangi tanah hutan. Freddy Frischknecht bekerja pada invasi plasmodium di Institut Pasteur di Paris.

3. Gunung Meja, Manokwari
Jamur ini difoto di Gunung Meja dari Manokwari. Daerah ini masih tertutup oleh hutan hujan tropis. Manokwari adalah ibu kota Provinsi Papua Barat di Republik Indonesia. Hutan hujan tropis Gunung Meja seharusnya tidak hanya dianggap sebagai paru-paru kota tetapi, dengan hutan hujan lainnya di semua benua, juga paru-paru bagi seluruh dunia. Ini menyerap banyak gas CO2 bahwa penduduk kota memancarkan setiap hari.
Wisatawan atau pembaca yang telah membaca beberapa cerita saya di internet seperti untuk menghubungi saya untuk mengantar mereka ke Gunung Meja untuk berbagai eco-tourism kegiatan seperti burung dan kelelawar menonton, gua eksplorasi, anggrek - observasi dan jamur - bunga.


4. Taman Nasional Gunung Palung, KalBar
Jamur menyala ini ditemukan di Taman Nasional Gunung Palung, Kalimanta Barat, Indonesia. Taman Nasional Gunung Palung merupakan salah satu kawasan pelestarian alam yang memiliki keaneka-ragaman hayati bernilai tinggi, dan berbagai tipe ekosistem antara lain hutan mangrove, hutan rawa, rawa gambut, hutan rawa air tawar, hutan pamah tropika, dan hutan pegunungan yang selalu ditutupi kabut.
Taman nasionapeta lokasil ini merupakan satu-satunya kawasan hutan tropika Dipterocarpus yang terbaik dan terluas di Kalimantan. Sekitar 65 persen kawasan, masih berupa hutan primer yang tidak terganggu aktivitas manusia dan memiliki banyak komunitas tumbuhan dan satwa liar.

5. Taman Nasional Gunung Leuser, Aceh
Taman Nasional Gunung Leuser biasa disingkat TNGL adalah salah satu Kawasan Pelestarian Alam di Indonesia seluas 1.094.692 Hektar yang secara administrasi pemerintahan terletak di dua Provinsi Aceh dan Sumatera Utara. Provinsi Aceh yang terdeliniasi TNGL meliputi Kabupaten Aceh Barat Daya,Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Tamiang, sedangkan Provinsi Sumatera Utara yang terdeliniasi TNGL meliputi Kabupaten Dairi, Karo dan Langkat.
Taman nasional ini mengambil nama dari Gunung Leuser yang menjulang tinggi dengan ketinggian 3404 meter di atas permukaan laut di Aceh. Taman nasional ini meliputi ekosistem asli dari pantai sampai pegunungan tinggi yang diliputi oleh hutan lebat khas hujan tropis, dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya,pariwisata, dan rekreasi. Di pedalaman hutan dapat dijumpai jamur yang menyala.


6. Taman Nasional Gunung Kerinci, Sumatra

 

Ditemukan di Taman Nasional Kerinci Seblat yang merupakan taman nasional terbesar di Sumatera, Indonesia yang memiliki luas wilayah sebesar 13,750 km² dan membentang ke empat provinsi yaitu Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu dan Sumatera Selatan. Taman nasional ini terletak pada koordinat antara 100°31'18"E - 102°44'01"E dan 1°07'13"S - 1°26'14"S.
Taman nasional ini terdiri dari Pegunungan Bukit Barisan yang memiliki wilayah dataran tertinggi di Sumatera, Gunung Kerinci (3.805 m).

7. Taman Nasional Tanjung Puting, KalTeng

Ditemukan di Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, Indonesia. Saat Anda berjalan melalui hutan hujan Anda sering melihat orangutan di Camp Leakey dan Anda kadang-kadang melihat owa serta banyak kupu-kupu dan burung. Di stasiun makan Anda akan mendapatkan kesempatan baik untuk melihat ini primata menakjubkan dari dekat. Anda mungkin juga mengambil safari malam untuk melihat tarsius, jamur bercahaya, kunang-kunang dan mungkin burung hantu.

source: 
bilamana terdapat kesalahan dalam artikel ini, mohon diralat, terima kasih.

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: 7 Jamur menyala yang ditemukan di Indonesia
Ditulis oleh Gani Mugni
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://myindonesian-sari1099.blogspot.com/2013/01/7-jamur-menyala-yang-ditemukan-di.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Poskan Komentar

Trik SEO Terbaru support Online Shop Baju Wanita - Original design by Bamz | Copyright of My Indonesia.